Posted: Kamis, 05 September 2013 by Unknown in
0

Teknologi Wireless


**Pengertian Wireless - Wireless merupakan jaringan tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media transmisinya untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik. Perkembangan wireless sebenarnya telah dimulai sejak lama dan telah dibuktikan secara ilmiah oleh para ilmuan dengan penemuan radio dan kemudian dilanjutkan dengan penemuan radar. Kemudian dengan perkembangan kebutuhan informasi bagi manusia, maka penggunaan wireless semakin banyak dan tidak hanya untuk penggunaan radio dan radar saja.

Tipe-tipe Wireless Network
  1. Wireless PAN (WPAN)
    Wireless Personal Area Network (WPAN) adalah jaringan wireless dengan jangkauan area yang kecil. Contohnya Bluetooth, Infrared, dan ZigBee.
  2. Wireless LAN (WLAN) / Wifi
    Wireless Local Area Network (WLAN) atau biasa disebut Wifi memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dibanding WPAN. Saat ini WLAN mengalami banyak peningkatan dari segi kecepatan dan luas cakupannya. Awalnya WLAN ditujukan untuk penggunaan perangkat jaringan lokal, namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.
  3. Wireless MAN (WMAN)
    Wireless Metropolitan Area Network (WMAN) adalah jaringan wireless network yang menghubungkan beberapa jaringan WLAN. Contoh teknologi WMAN adalah WiMAX.
  4. Wireless WAN (WWAN)
    Wireless Wide Area Network adalah jaringan wireless yang umumnya menjangkau area luas misalnya menghubungkan kantor pusat dan cabang antar provinsi.
  5. Cellular Network
    Cellular Network atau Mobile Network adalah jaringan radio terdistribusi yang melayani media komunikasi perangkat mobile seperti handphone, pager, dll. Contoh sistem dari Cellular Network ini adalah GSM, PCS, dan D-AMPS.
Beberapa model peralatan yang menggunakan wireless diantarannya adalah sebagai berikut :
   1. Telepon selular dan radio panggil (pager)
Layanan yang disediakan untuk aplikasi bergerak dan mudah dibawa, baik untuk perorangan maupun bisnis.
   2. GPRS untuk navigasi
Digunakan untuk memudahkan pengguna lalu lintas, seperti mobil, pesawat kapal laut dan lainnya
   3. Alat-alat komputer tanpa kabel seperti mouse dan keyboard
Mouse dan keyboard terkadang mengalami kendala berupa sulitnya pemasangan konektornya pada CPU, terkadang mengalami juga kerusakan pada konektornya. Mouse dan Keyboard dengan teknologi wireless memungkinkan mengatasi kendala tersebut, bahkan pengguna akan lebih leluasa dalam bergerak.
   4. Telepon Cordless
Teknologi wireless juga dipakai oleh perusahaan telekomunikasi yaitu berupa Telepon Cordless, sehingga penggunaanya dapat dibawa kemana-mana.
   5. Remote Control
Berupa alat tanpa kabel yang digunakan untuk mengendalikan peralatan dari jarak jauh, penggunaannya seperti pada televisi, pager dan lainnya.
   6. Satelit televisi
Memberikan layanan siaran sehingga penonton dapat memilih saluran yang berbeda.
   7. Wireless LAN
Wireless LAN adalah teknologi LAN dengan udara sebagai media transmisinya sehingga memberikan layanan fleksibellitas dan relibilitas untuk para pengguna komputer dalam bisnis maupun non bisnis.
Teknologi wireless menurut para data yang ada saat ini akan mengalami kemajuan dan pengembangan yang cepat beberapa tahun yang akan datang. Kemajuan itu akan terjadi dibeberapa bidang termasuk dalam komunikasi data. Untuk memperjelas mengenai perkembangan wireless LAN, Onno W.Purbo menjelaskan bahwa Teknologi WLAN 2.4GHz, 5.8GHz, 5GHz berkembang pesat sekali terutama karena pembebasan ijin frekuensi di band ISM ( industrial, scientific, medical ) maupun band UNII (Unlicensed National Information Infrastructure) oleh pemerintah Amerika Serikat. Standar komunikasi data yang digunakan umumnya adalah keluarga IEEE 802.11, dimana IEEE 802.11b mempunyai kecepatan maksimum 11Mbps, sedang IEEE 802.11a dan IEEE 802.11g mempunyai kecepatan maksimum 54Mbps. Untuk komunikasi data pada wireless membutuhkan beberapa komponen arsitektur yang dapat diterjemahkan oleh interface protocol. IEEE sebagai lembaga regulasi internasional telah menetapkan protokol untuk wireless yang terdiri atas arsitektur fisik dan aritektur logic dari wireless ini.
Arsitektur Fisik Jaringan Wireless LAN
Komponen fisik dari jaringan wireless diimplementasikan sebagai Physical Data link dan Network Layer Function, komponen ini diimplementasikan sebagai fungsi yang dibutuhkan jaringan, baik lokal, metropolitan maupun area yang lebih luas. Berikut akan dibahas beberapa komponen dari jaringan nirkabel :
Arsitektur Logic Jaringan Wireless LAN
Agar jaringan intranet dapat berjalan sesuai fungsinya maka harus ada aturan standar yang mengaturnya, karena itu diperlukan suatu protokol intranet yang mengaturnya. Protokol tersebut adalah protokol yang telah dikenal dengan TCP/IP. TCP/IP berperan sebagai pengatur yang bertugas menjaga kestabilan, keefektifan suatu komunikasi. Dengan demikian maka aplikasi-aplikasi yang berjalan dapat saling mengerti. Organisasi standar yang mengatur tentang TCP/IP adalah Organization Standard International (OSI).

        Model Jaringan Wireless LAN
1. Model Jaringan Wireless LAN Independent (Addhoc)
Model network secara addhoc adalah model network dimana setiap network saling memancarkan beacon . Sehingga setiap client yang telah memiliki peralatan wireless akan dapat langsung terhubung dengan satu sama lainnya. Artinya pada model ini tidak adanya server ataupun satu komputer yang bertanggung jawab pada beban traffik pada tiap koneksi yang terjadi.
2. Model Jaringan Wireless LAN dengan Access point
Model jaringan yang ada pada penggunaan access point (AP) adalah model yang menjadikan access point sebagai sentral koneksi. Dimana access point itu sendiri dapat berupa hardware atau juga software.
a. Access point Hardware
Access point dengan hardware adalah Access point yang menggunakan perangkat keras untuk memancarkan sinyal radio melalui antena, sehingga dapat diterima oleh antena client.
b. Access point Software
Access point tipe ini adalah access point dengan menggunakan software yang telah diinstal pada PC yang dijadikan access point, sehingga masing-masing client yang sudah terdapat wireless interface didalamnya dapat saling terkoneksi jaringan yang terpusat pada access point.



 **Standarisasi jaringan nirkabel 802.11a/b/g/n



-802.11

Pada tahun 1997, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) membuat standar wireless-LAN (WLAN) pertama. Standar tersebut dikenal dengan nama 802.11. Namun, standar 802.11 saat itu hanya mendukung bandwidth jaringan maksimum 2 Mbps yang terlalu lambat untuk kebanyakan aplikasi. Oleh karena itu, produk wireless 802.11 tidak lagi diproduksi.

-802.11b

IEEE mengembangkan standar 802.11 asli pada Juli 1999 dengan membuat spesifikasi 802.11b. Spesifikasi 802.11b mendukung bandwidth sampai 11Mbps, sebanding dengan ethernet tradisional.

Spesifikasi 802.11b menggunakan frekuensi sinyal radio unregulated 2,4 GHz, sama dengan standar 802.11. Vendor-vendor sering menggunakan frekuensi ini untuk memperkecil biaya produksi. Penggunaan frekuensi unregulated ini dapat menyebabkan interferensi microwave ovens, cordless phones, dan peralatan lain yang menggunakan frekuensi yang sama. Namun dengan memasang 802.11b dengan jarak yang tepat dari peralatan-peralatan lain, interferensi dapat dengan mudah dihilangkan.

Kelebihan 802.11b: harga murah, jangkauan sinyal bagus, sinyal tidak mudah terhalang/terganggu.
Kekurangan 802.11b: kecepatan maksimum lebih lambat; peralatan rumah dapat mengganggu band frekuensi unregulated.

-802.11a

IEEE membuat pengembangan standar 802.11 kedua ketika 802.11b masih dalam masa pengembangan, yaitu standar 802.11a. Popularitas 802.11b sangat cepat, sehingga masyarakat menyangka bahwa 802.11a dibuat setelah 802.11b. Namun, kedua standar tersebut sebenarnya dibuat pada waktu yang sama. Standar 802.11a biasanya ditemukan pada jaringan bisnis sedangkan 802.11b pada home market.

Standar 802.11a mendukung bandwidth sampai 54 Mbps dan spektrum sinyal regulated 5 GHz. Frekuensi yang lebih besar ini menyebabkan jangkauan 802.11a lebih pendek daripada jangkauan 802.11b. Teknologi 802.11a dan 802.11b saling incompatible karena penggunaan frekuensi yang berbeda. Beberapa vendor menawarkan jaringan hybrid 802.11a/b. Namun, produk-produk ini harus digunakan side-by-side, yaitu tiap koneksi perangkat harus menggunakan satu, 802.11a atau 802.11b saja.

Kelebihan 802.11a: kecepatan maksimum yang cepat; frekuensi regulated mencegah interferensi sinyal sari perangkat-perangkat lain.
Kekurangan 802.11a: harga lebih mahal; jangkauan sinyal lebih pendek, dan sinyal mudah terhalang/terganggu.

-802.11g

Pada tahun 2002 dan 2003, produk-produk WLAN mendukung standar yang lebih baru yaitu 802.11g yang muncul di pasaran. Standar 802.11g mengusahakan untuk mengkombinasikan kelebihan dari 802.11a dan 802.11b. Standar 802.11g mendukung bandwidth 54 Mbps dan menggunakan frekuensi 2,4 GHz untuk jangkauan yang lebih jauh. Standar 802.11g compatible dengan 802.11b, berarti bahwa AP 802.11g akan bekerja dengan adapter wireless 802.11b, dan sebaliknya.

Kelebihan 802.11g: kecepatan maksimum yang lebih cepat; jangkauan sinyal bagus dan tidak mudah terhalang/terganggu.
Kekurangan 802.11g: harga lebih mahal dari 802.11b; peralatan-peralatan radio pada frekuensi sinyal unregulated dapat mengganggu.

-802.11n

Standar IEEE terbaru pada WiFi (Wireless Fidelity) adalah 802.11n. Standar ini dirancang untuk meningkatkan bandwidth 802.11g dengan memanfaatkan sinyal wireless jamak (multiple wireless signals) dan antena jamak (disebut teknologi MIMO).

Saat standar ini diselesaikan, koneksi 802.11n mendukung data rate diatas 100Mbps. Standar 802.11n juga menawarkan jangkauan yang lebih bagus daripada standar WiFi terdahulu karena standar ini memiliki intensitas sinyal yang lebih besar. Perangkat 802.11n compatible dengan perangkat 802.11g.

Kelebihan 802.11n: kecepatan maksimum paling cepat; lebih tahan terhadap interferensi sinyal.

Kekurangan 802.11n: harga lebih mahal dari 802.11g; penggunaan sinyal jamak dapat mengganggu jaringan tetangga 802.11b/g..




Fungsi Access point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal semakin luas jangkauannya.
Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router. Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara optimal.
-Access Point Dan Fungsinya
Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:
  1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
  2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA)
  3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
  4. dsb

Fungsi Acces point ibaratnya sebagai Hub/Switch di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal semakin luas jangkauannya.
Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router. Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara optimal.
-Access Point Dan Fungsinya
Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:
  1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
  2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA)
  3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
  4. dsb

0 komentar: