KONSEP DASAR JARINGAN

Posted: Senin, 30 September 2013 by Unknown in
0



PERKEMBANGAN JARINGAN
Kebutuhan akan pemanfaatan komputer dalam rangka mendukung kinerja menjadi sebuah keharusan maka kemudian dibuatlah sebuah komputer super, yakni sebuah komputer berkemampuan super yang mampu melayani manusia dengan mudah dan cepat. Tetapi hal tersebut belumlah cukup karena kebutuhan yang makin berkembang yakni kebutuhan melakukan pertukaran data ( sharing data ) yang menjadi kebutuhan mutlak guna mempermudah pekerjaan tanpa harus berpindah tempat maupun memindahkan perangkat keras ( hardware ) penyimpanan data.

               Dari sinilah kemudian muncul sebuah konsep yang dikenal dengan nama TSS ( Time Sharing System ), yakni bentuk pertama kali jaringan komputer. Aplikasi pada konsep TSS yaitu beberapa komputer terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer.selanjutnya konsep ini berkembang menjadi konsep Distributed Processing ( proses dan sistem distribusi ) yang mampu melayani host komputer secara paralel. Kemudian berkembang sebuah taknologi LAN ( Local Area Network ), jaringan raksasa yang di kenal dengan WAN ( Wide Area Network ) hingga internet ( global ).



 Hubungan Komputer antara

-Berbagi Data (sharing data)

Sharing adalah suatu fasilitas yang digunakan untuk membagi suatu file, perangkat dan koneksi internet untuk digunakan secara bersama-sama dengan tujuan untuk menghemat biaya dan perangkat. Sharing dapat dilakukan terhadap File Dokumen/Software dalam drive atau folder,atau dalam CD-Rom, sharing perangkat: Printer dan CD-Room dan sharing jaringan koneksi internet.

Untuk Melakukan Sharing ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya:
1. Jaringan sudah tekoneksi dengan baik
2. Protokol sharing file dan printer sudah terinstall
3. Setting Sharing dengan dengan benar.

Ada beberapa Sharing yang sering di jumpai diantaranya: 
Sharing Data: Sharing File/Folder/Drive
Sharing Perangkat: CD/DVD ROM dan Sharing Printer
Sharing Internet/Sharing Koneksi Internet 

-Berkomunikasi


Komunikasi komputer adalah sebuah proses dimana dua atau lebih komputer atau perangkat saling bertukar data, instruksi dan informasi.


Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan dari komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang terhubung bersama dalam sebuah perangkat komunikasi dan media transmisi.

1.   Komunikasi Digital dan Komunikasi Analog

Sinyal analog adalah pancaran gelombang listrik berkesinambungan sedangkan sinyal digital terdiri dari getaran listrik individual yang merepresentasikan grup-grup bit yang disatukan membentuk byte.

Komputer hanya memproses data dalam bentuk digital, sebuah alat untuk mengubah sinyal analog menjadi digital atau sebaliknya, alat ini disebut dengan modem ( modulator demodulator ).

2.   Sejarah Jaringan Komputer

Pada tahun 1940 seorang bernama George Sirbitz mengirimkan pesan instruksi komputer antar kota menggunakan mesin teletype. Konsep inilah yang diteruskan oleh ARPA ( Advanced Research Project Agency ), sebuah agen riset khusus di Amerika Serikat. Hingga pada akhirnya ARPA membangun sebuah prototype jaringan bernama “Intergalactic Network” yang menjadi pelopor dari ARPANet.

Konsep jaringan semakin berkembang, pada era tahun 1960-1965 pengembangan jaringan ditandai dengan menggunakan konse pengiriman paket-paket data (packet switched ) antara komputer-komputer didalam jaringan dan terbentuknya jaringan jarak lebar (WAN-Wide Area Network) untuk pertama kali.

-Area-area Jaringan

a)      LAN ( Local Area Network )
Merupakan jaringan milik pribadi dengan jangkauan satu gedung atau beberapa km saja untuk dapat memakai bersama sumber daya dan saling bertukar informasi.
b)      INTRANET
Memiliki konsep yang sama dengan LAN namun bedanya hanya penambahan web server pada servernya. Intranet bersifat tertutup dan keamanannya terjaga ( hanya digunakan oleh kalangan sendiri ).
c)      MAN ( Metropolitan Area Network )
Merupakan kumpulan LAN dengan jangkauan lebih besar yaitu satu kota. MAN dapat mencakup kantor – kantor atau perusahaan yang letaknya berdekatan. Dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi atau umum dan mampu menunjang data, suara, bahkan TV kabel.
d)      WAN ( Wide Area Network )
Merupakan jaringan komputer dengan jangkauan daerah yang luas yaitu antar negara bahkan benua. Sifatnya tertutup dengan menggunakan jasa provider tertentu sebagai media penghubungnya.
e)      INTERNET
Merupakan kumpulan jaringan yang terkoneksi yang dapat diakses oleh siapapun, kapanpun, dan di manapun. Sifatnya sangat terbuka dan keamannya kurang terjamin.
f)       WIRELES ( jaringan tanpa kabel )
Merupakan jaringan komunikasi yang dilakukan tanpa kabel yang mampu memberikan kecepatan akses lebih cepat dibanding jaringan dengan kabel. Contoh : teknologi infrared, bluetooth, modem, dll

-Topologi Jaringan

Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah Bus, Token-Ring, dan Star Network. Masingmasing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
a)     TOPOLOGI BUS
Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau
kabel pusat dimana seluruh workstation dan server dihubungkan.
Keuntungan
· Hemat kabel
· Layout kabel sederhana
· Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru      dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation   lain
Kerugian
· Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
· Kepadatan lalu lintas pada jalur utama
· Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di
  sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami
  gangguan
· Diperlukan repeater untuk jarak jauh


b)     TOPOLOGI TOKEN RING
Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola
lingkaran atau cincin. Tiap workstationataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat-alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.

Kelemahan :  setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bilaterdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringanakan terganggu.
Keunggulan : tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapatmengirimkan data pada suatu saat.


 
c)      TOPOLOGI STAR
Masing – masing workstasion dan server akan langsung dihubungkan ke HUB / Switch.
Keuntungan
· Paling fleksibel
· Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah
  dan tidak mengganggu
  bagian jaringan lain
· Kontrol terpusat
· Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan /
   kerusakan pengelolaan
   jaringan
Kerugian
· Boros kabel
· Perlu penanganan khusus
· Kontrol terpusat (HUB / Switch) jadi elemen kritis

d)      TOPOLOGI  TREE
Pada dasrnya merupakan bentuk yang lebih luas dari topologi star.
Kelebihan dan kelemahan topologi star juga dimiliki oleh topologi ini hanya perbedaannya adalah Hub dan kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga perlu perencanaaan yang matang dalam pengaturannya.

Pengertian Client Server

Pengertian Client Server adalah suatu bentuk arsitektur yang mana client adalah perangkat yang menerima data yang akan menampilkan dan menjalankan aplikasi komputer sedangkan server adalah perangkat yang menyediakan layanan dan bertindak sebagai pengelola aplikasi data dan keamanannya.

Kelebihan Client Server

  • Lebih aman
  • Semua data dapat dipindahkan pada satu lokasi terminal.
  • Kecepatan akses data lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaanya dengan teratur oleh komputer dan tidak dibebani oleh tugas lainnya sebagai workstation.

Kekurangan Client Server

  • Membutuhkan admin yang profesional.
  • Biaya dan pelaksanaan mahal.
  • Jika komputer server mati maka komputer client juga akan ikut mati.
Baik sahabat itu lah sedikit review mengenai Pengertian Client Server, semoga setelah membaca artikel Ilmu Pengetahuan Teknologi Dan Informasi ini bisa memberikan ilmu yang bermanfaat dan jangan lupa like fanspage facebook Ilmu Pengetahuan Teknologi Dan Informasi ya sahabat dan juga tinggalkan komentarnya yang relevan.

Pengertian Peer To Peer

Peer to Peer adalah adalah suatu teknologi sharing (pemakaian bersama) resource dan service antara satu komputer dan komputer yang lain. pengertian yang lebih tepat mengenai peer to peer (p2p) adalah sistem terkomputerisasi Client-Server dimana suatu komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server, sehingga memungkinkan komunikasi dan pertukaran resource antara dua komputer secara langsung (real time).

System Directory di Linux

Posted: Jumat, 20 September 2013 by Unknown in
0

Mengenal Struktur Directory Linux

Mengenal Struktur Directory Linux...
Kata Directory pasti sudah tidak asing lagi di telinga sobat, terutama bagi teman-teman mahasiswa jurusan teknik informatika yang pastinya mengunakan sistem operasi linux seperti Ubuntu, Debian, Mint, Backtrack, Sabily, dan lain sebagainya.



Directory merupakan sebuah istilah yang menggambarkan struktur hirarki, digunakan untuk mengatur file atau folder. Setelah sobat selesai menginstall Linux maka akan terbentuk sistem file yang baku, terdiri atas directory sebagai berikut :

Mengenal Struktur Directory Linux


* / = menunjukkan hirarki tertinggi dari sistem ditektori Linux dimana direktori ini membawahi dari direktori /usr, /home, /mnt dan direktori lainya seperti gambar diatas.

 /bin = Berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh user biasa seperti perintah ls (menampilkan isi dari suatu direktori, cd (untuk berpindah direktori).

/sbin = Berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh super user seperti ifconfig (menampilkan informasi tentang kartu jaringan / network device yang terpasang pada mesin).

/boot = Berisi informasi yang berkaitan dengan device dan service yang dijalankan ketika komputer melakukan booting (proses komputer dari keadaan mati/off menjadi hidup/on).

* /dev = Berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan sistem

/etc = Merupakan direktori tempat file konfigurasi berbagai macam service dan program yang terinstall di dalam sistem.

/home = Berisi data dari user yang terdaftar dalam komputer / mesin yang bersangkutan.

/lib = Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux

/media = Direktori untuk mounting removable media seperi drive CD-ROM, floopy disk dan zip drive.

/mnt = Berisi informasi device yang terpasang (mount) di dalam komputer.

/opt = Direktori ini menyimpan file-file tambahan dari vendor-vendor tertentu. Sifatnya hanya optional.

/proc = Direktori istimewa untuk sistem file virtual. Ia mencakupi informasi mengenai berbagai aspek sistem Linux.

/root = Merupakan “home” nya superuser / root / administrator.

/srv = Direktori srv berisikan file-file service yang dibutuhkan oleh sebuah server.

/sys = Direktori special yang memuatkan informasi mengenai hard disk seperti yang dilihat melalui Linux.

/tmp = Direktori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Isi dari direktori ini dibersihkan setiap kali sistem boot.

/usr = berisi paket program, dokumentasi, konfigurasi, aplikasi, library dan source aplikasi linux.

/usr/bin = Berisi file yang dapat diakses untuk pelbagai perintah Linux yang bukan merupakan sebahagian dari OS Linux.

/usr/include = Berisi file – file header dari bahasa program C dan C++.

* /usr/lib = Berisi file – file library untuk bahasa C dan C++.

* /usr/local = Berisi data lokal. Ia mengadungi direktori yang sama seperti /usr.

 /usr/sbin = Berisi perintah – perintah administration.

/usr/share = Berisi data yang digunakan oleh banyak user sekaligus, seperti file konfigurasi default, gambar dan dokumen.

/usr/src = Berisi source code untuk Linux kernel.

* /var = Berisi pelbagai sistem file seperti log, direktori mail, print dan lain – lain. Yang sering kali berubah kandungannya.

/var/cache = Area penyimpanan untuk cache data berbagai aplikasi.

* /var/lib = Berisi informasi tentang status aplikasi – aplikasi yang ada. Aplikasi memodifikasi direktori ini semasa melakukan sesuatu kerja.

/var/lock = Berisi file yang dikunci supaya ia hanya boleh diguna oleh satu aplikasi saja.

/var/log = Berisi log dari aplikasi yang berbeza.

/var/mail = Berisi email pemilik.

/var/opt = Berisi data variable untuk pakej yang disimpan di direktori /opt. 

/var/run = Berisi data yang menjelaskan sistem sejak pertama kali dijalankan.

/var/spool = Memuatkan data yang menunggu untuk diproses.

/var/tmp =Berisi file sementara, isi direktori ini tidak dihapus semasa sistem dimatikan.

Langkah-langkah Konfigurasi Mikrotik RB-751 dengan menggunakan Modem ADSL

Posted: by Unknown in
0

Mengkonfigurasi mikrotik RB751

Perlengkapan :
     -Mikrotik RB751
     -Kabel utp
     -Modem adsl(terkoneksi sebagai router dan dial-up)
     -Laptop/PC(Untuk remote dan uji koneksi)

Gambar Topologi

Berikut adalah langkah-langkah konfigurasinya

1.     Pada ether pertama digunakan sebagai modem ADSL, ether kedua digunakan untuk local,dan kita gunakan Wlan untuk koneksi ke local sebagai wifi.
2.    Buka winbox,untuk dapat mengkonfigurasi silahkan sambungkan kabel UTP dengan mikrotik pada port kedua ketiga keempat atau kelima dan tidak disarankan untuk di port pertama.
3.    Scan winbox untuk dapat mengkonfigurasi, default loginnya adalah admin dan passwordnya di kosongkan , lalu Connect
4.    Kita konfigurasi dengan menggunakan konfigurasi kita terlebih dulu kita buang konfigurasi bawaan pabrik/default, dengan cara kita reset di "new terminal" lalu ketik di terminal "system reset-configuration , kemudian Y” lalu tunggu beberapa detik kurang lebih 10-15 detik connectnya secara otomatis akan terputus, kemudian login kembali baru kita dapat mengkonfigurasi dengan karya kita sendiri.
5.    Setelah connect kembali ada default configuration, itu kita remove configuration jika tidak di remove maka kita akan kembali pada default configuration/bawaan dari pabrik. Otomatis connect akan terputus kembali kemudian , kita login kembali lalu connect.
6.    Kita buka interface, yang pertama kali kita lakukan adalah memberi IP pada modem. Buka DHCP Client kemudian klik add dan pilih ether 1 pada kolom interface lalu apply dan pastikan dhcp client berhasil.

7.    Lalu masukkan IP Address untuk ether 2 “192.168.2.1/24” apply lalu oke dan IP Address untuk wlan1 “192.168. 3.1./24” apply lalu oke.
-Ether 2

-Wlan1

jika sudah maka akan seperti ini



8.    Lalu masukkan IP DNS “202.134.0.155” dan centang pada kalimat “allow remote requests” lalu apply kemudian oke.

9.    Buka IP Firewall lalu pilih NAT kemudian +(tambah), General=>  “
Chain: srcant
lalu out. Interface: ether1

 kemudian Action nya adalah "masquerade", apply lalu oke.



10.  Kemudian buka “New Terminal” lalu ketik ping www.google.com jika sudah terkoneksi hati-hati karna ini baru di terminal winbox.

11.  Kita dapat membuatkan IP dynamic untuk client dengan cara, buka IP DHCP Server

kemudian klik DHCP Setup, lalu pilih ether2 karena Lan berada di ether2






=next-> pastikan DHCP addressnya sama seperti IP Address pada Lan(ether2) pastikan IPnya 192.168.2.0/24 kenapa 2.0 karena itu hanya milik Lan(ether2)

=next-> DHCP network adalah 192.168.2.1
=next-> addresses to give out , ini adalah IP yang kita sewakan untuk client , dan bisa kita rubah semau kita contoh : 192.168.2.254


=next->  DNS Server secara otomatis akan muncul jika kita sudah memasukkan IP address dan IP DNS sebelumnya

next-> lease time 01:00:00(terserah keinginan berapa lama ingin menyewakan IP kepada client)
=next-> pastikan settingan anda berhasil.


12.  Koneksi wireless, buka menu Wireless Tables

lalu enablekan wlan1 dengan cara klik centang

 dan jika ingin memberikan password buka di security profile klik +(tambah) lalu General kemudian masukkan password di WPA Pre-shared Key , contoh:peserta123 , lalu Name nya , contoh:dhafia net
(sesuai keinginan kalian) lalu apply kemudian oke.

 Kemudian buat SSIDnya kembali lagi ke menu interface klik 2x di wlan1
pilih di menu Wireless lalu Mode untuk “menyebarkan” adalah “ap bridge”

 SSID=misalnya Dhafia net , lalu Security profile nya adalah Dhafia net, lalu apply kemudian oke.



13.  Agar client terkoneksi dan mendapatkan IP secara otomatis, maka buka menu DHCP Server

 klik +(tambah) kemudian pilih wlan1

lalu next, selanjutnya sama seperti cara menyeting dhcp sebelumnya sampai dengan settingan sukses.

14.  Lalu buka Network and Sharing Center buka Local Area kemudian klik detail kemudian liat IP gateway lalu test koneksi di web browser anda jika sudah terkoneksi cabut kabel Lan pada PC anda untuk mengecek koneksi pada wireless.
15.  Pastikan name wireless anda ada pada menu wifi, jika ada anda koneksikan dengan password yang sudah anda konfigurasikan sebelumnya lalu test IP gateway anda(caranya seperti sebelumnya tapi buka di wireless), jika berhasil terkoneksi maka anda bias coba tulis halaman website yang anda tuju jika anda berhasil terkoneksi dan masuk ke website tersebut maka konfigurasi anda berhasil.